Tlogo – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Semarang (Unnes) melaksanakan salah satu program kerjanya berupa kegiatan pelatihan ecoprint di SD Tlogo. Kegiatan bertajuk “Ecoprint: dari Daun dan Bunga Menjadi Kreasi Totebag” ini diikuti oleh siswa kelas 4 dan berlangsung dengan penuh antusias pada Selasa, 13 Oktober 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih siswa membuat ecoprint dengan memanfaatkan daun dan bunga yang ada di lingkungan sekitar pada media totebag, sehingga menghasilkan kreasi yang ramah lingkungan. melalui kegiatan ini, siswa diajak untuk mengenal bahwa bahan-bahan alami di sekitar mereka dapat diolah menjadi karya yang bernilai guna.
Ecoprint adalah teknik mencetak motif pada kain dengan memanfaatkan pigmen alami dari daun dan bunga. Setiap daun dan bunga meninggalkan bentuk, tekstur, dan warna yang khas, sehingga hasil cetakannya unik dan tidak ada yang benar-benar sama. Teknik ini dikenal sederhana, murah, dan aman bagi anak-anak karena tidak memerlukan pewarna kimia sintetis. Di tengah meningkatnya perhatian terhadap persoalan sampah dan pencemaran lingkungan, ecoprint dipandang sebagai salah satu cara mengenalkan konsep ramah lingkungan kepada anak sejak dini. Dengan praktik langsung, siswa tidak hanya mendengar teori tentang menjaga alam, tetapi juga mengalami sendiri bagaimana alam dapat menjadi sumber inspirasi dan bahan berkarya.
Pada awal kegiatan, mahasiswa KKN Unnes memberikan penjelasan singkat tentang pengertian ecoprint, manfaatnya, serta pentingnya menjaga lingkungan. Siswa kemudian diajak mengumpulkan daun dan bunga yang telah disiapkan, lalu menyusunnya di atas totebag sesuai kreativitas masing-masing. Setelah disusun, daun dan bunga ditekan atau dipukul secara perlahan hingga warna dan bentuknya menempel pada kain. Para siswa terlihat antusias mengikuti setiap tahapan dimana mereka berlomba-lomba menyusun pola yang menarik dan saling berbagi ide dengan temannya. Hasilnya, setiap siswwa berhasil membawa pulang totebag dengan motif alami yang unik dan berbeda satu sama lain.
Selain melatih keterampilan dan kreativitas, kegiatan ini juga menanamkan kesadaran akan pentingnya mengurangi penggunaan kantong plastik. Totebag hasil karya siswa diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai tas belanja yang dapat dipakai berulang kali, sehingga turut berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan. Pihak sekolah menyambut baik kegiatan ini dan berharap program serupa dapat terus dilaksanakan agar siswa memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan, kreatif, dan bermakna. Mahasiswa KKN Unnes juga berharap ilmu yang dibagikan dapat terus dikembangkan oleh siswa, baik di sekolah maupun di rumah. Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh kecintaan siswa terhadap lingkungan sekaligus semangat berkreasi dengan memanfaatkan potensi alam di Desa Tlogo.