Cerdas Menggunakan Obat untuk Keluarga Sehat: Mahasiswa KKN Unnes Edukasi Ibu-Ibu PKK Dusun Dempel tentang DAGUSIBU
Tlogo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Semarang (Unnes) menggelar program kerja edukasi kesehatan bertajuk “Cerdas Menggunakan Obat untuk Keluarga Sehat”. Kegiatan ini berlangsung pada Minggu, 18 Oktober 2026 yang diikuti oleh ibu-ibu PKK Dusun Dempel, Desa Tlogo. Program ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang cara menggunakan obat dengan benar dan aman melalui prinsip DAGUSIBU, yaitu singkatan dari Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang.
Obat merupakan kebutuhan yang hampir selalu ada di setiap rumah tangga, mulai dari obat demam, pereda nyeri, hingga obat batuk dan flu. Namun, penggunaan obat yang kurang tepat, seperti salah dosis, salah cara penyimpanan, atau membuang obat sembarangan, dapat menimbulkan risiko bagi kesehatan keluarga maupun lingkungan. Ibu-ibu PKK dipilih sebagai peserta karena memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan keluarga. Sebagai pengelola rumah tangga, ibu sering menjadi orang pertama yang mengambil keputusan saat anggota keluarga sakit. Dengan bekal pengetahuan yang tepat, ibu-ibu diharapkan dapat menjadi agen perubahan dalam lingkungan keluarga dan sekitarnya.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN Unnes menyampaikan empat poin utama yakni :
- Dapatkan. Obat sebaiknya diperoleh dari tempat resmi seperti apotek, puskesmas, rumah sakit, atau toko obat berizin. Peserta juga diingatkan untuk selalu mengecek kemasan, nomor izin edar, dan tanggal kedaluwarsa sebelum membeli.
- Gunakan. Obat harus digunakan sesuai aturan pakai, dosis, dan waktu yang tertera pada kemasan atau yang dianjurkan tenaga kesehatan. Peserta diingatkan agar tidak sembarangan memberikan obat yang sama kepada orang lain, dan tidak menghentikan atau menambah dosis tanpa petunjuk, terutama untuk antibiotik.
- Simpan. Obat perlu disimpan di tempat yang sejuk, kering, terhindar dari sinar matahari langsung, serta jauh dari jangkauan anak-anak. Obat juga sebaiknya disimpan dalam kemasan aslinya agar informasi pada label tetap jelas.
- Buang. Obat yang sudah kedaluwarsa atau rusak tidak boleh dibuang sembarangan. Cara yang dianjurkan antara lain mengeluarkan obat dari kemasannya, menghancurkan atau melarutkannya, lalu membuangnya ke tempat sampah dengan menyamarkan identitas pada kemasan agar tidak disalahgunakan.
Antusiasme Peserta
Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias. Para peserta aktif mengikuti penyampaian materi dan berdiskusi mengenai kebiasaan penggunaan obat di rumah masing-masing. Beberapa ibu juga mengajukan pertanyaan seputar penyimpanan obat dan cara membuang obat yang sudah tidak terpakai. Melalui kegiatan ini, ibu-ibu PKK Dusun Dempel mendapat pemahaman baru bahwa obat tidak hanya perlu dibeli dan diminum, tetapi juga harus dikelola dengan benar mulai dari memperoleh hingga membuangnya.