LPJ BUMDes dan Arah Ketahanan Pangan Jadi Fokus Rapat Evaluasi di Balai Desa Tlogo
TLOGO – Balai Desa Tlogo menjadi tempat dilaksanakannya rapat penting pada Rabu, 26 Agustus pukul 20.00 WIB. Acara diawali dengan pembukaan dan doa bersama, dilanjutkan dengan serangkaian sambutan serta diskusi interaktif mengenai tata kelola desa.
Sambutan Kepala Desa dan Ketua BPD
Dalam sambutannya, Kepala Desa Tlogo menyampaikan penghormatan dan rasa syukur atas terselenggaranya acara ini. Beliau menekankan beberapa poin mendesak, di antaranya pemaparan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) BUMDes periode 2020–2026. Kepala Desa menegaskan bahwa masalah pengelolaan sampah dan ketahanan pangan harus diselesaikan terlebih dahulu sebelum melangkah ke proses penjaringan Direktur dan pengurus BUMDes yang baru.
"Kegiatan BUMDes lainnya saat ini masih dalam tahap perintisan, sehingga dibutuhkan pengurus baru yang memiliki jiwa pengabdian tinggi mengingat belum adanya alokasi upah," ujar Kepala Desa.
Sementara itu, Ketua BPD mengapresiasi efisiensi waktu pelaksanaan rapat malam tersebut. Selain menerima LPJ BUMDes, agenda rapat langsung dilanjutkan dengan pembahasan Musyawarah Desa (Musdes) terkait Perubahan APBDes.
Diskusi dan Tanya Jawab: Ketahanan Pangan hingga Tata Kelola BUMDes
Sesi tanya jawab berlangsung dinamis dengan berbagai aspirasi dari masyarakat:
-
Penggunaan Dana Ketahanan Pangan & Optimalisasi Lahan Bengkok
-
Pertanyaan/Saran: Warga mempertanyakan apakah dana ketahanan pangan harus dihabiskan atau cukup digunakan seperlunya. Selain itu, muncul saran untuk memanfaatkan tanah bengkok dengan menanam tanaman tahunan berrisiko rendah seperti tebu.
-
Jawaban: Penggunaan dana dan jenis usaha harus mengacu pada dokumen uji kelayakan BUMDes yang direkomendasikan. Terkait kerugian, penyelesaiannya diatur melalui hasil musyawarah. Pengurus baru nantinya diperbolehkan mengajukan uji kelayakan baru atau mengusulkan alih jenis usaha.
-
Perubahan Keuangan dan Rekening BUMDes
-
Dikarenakan bendahara sebelumnya mengajukan izin, telah ditunjuk bendahara baru untuk mendampingi Direktur dalam pengelolaan rekening resmi BUMDes.
-
Setelah pembacaan dan berakhirnya LPJ ini—mengingat Direktur BUMDes mengundurkan diri—dana BUMDes ditegaskan tidak dapat diotak-atik sampai pengurus baru terbentuk.
-
Harapan Perbaikan Administrasi dan Kejelasan Status Toko (Bumdesmart)
-
Warga berharap pemerintah desa turut bertanggung jawab dan aktif mengawasi kinerja BUMDes agar masyarakat dapat merasakan hasilnya secara langsung. Di samping itu, perbaikan administrasi menjadi catatan penting untuk kepengurusan mendatang.
-
Status Bumdesmart: Menjawab pertanyaan warga mengenai status toko yang dikelola Bumdes, dijelaskan bahwa setelah dilakukan peninjauan ulang, aset bangunan tersebut didirikan oleh desa. Oleh karena itu, pendapatannya kini dialihkan sebagai Pendapatan Asli Desa (PAD) dan tidak lagi masuk dalam unit usaha BUMDes.
Penutup dan Lanjutan Musdes
Rapat diakhiri dengan penyiapan berkas Musdes, di mana perwakilan RW menyarankan agar salinan (photocopy) dokumen dapat dibagikan ke tiap RW demi transparansi. Pihak penyelenggara menyatakan siap untuk melanjutkan pembahasan detail pada sesi Musdes berikutnya.
By Admin Pemdesa Tlogo